
Di balik pintu rumah yang tertutup saat malam beranjak pekat, sering kali tersimpan percakapan-percakapan yang tak pernah tersuarakan—tentang rindu yang tertahan, luka batin yang mengendap, atau harapan yang terus digantungkan selepas sujud terakhir di malam hari. Mengajak kita berkaca pada relasi manusia dan gejolak rasa yang jujur, Teater Awal Cirebon (Produksi 72) mempersembahkan karya panggung sarat makna bertajuk "Setiap Malam Selepas Isya".
Detail Acara & Informasi Tiket
- Judul Lakon: Setiap Malam Selepas Isya (Karya & Sutradara: Aziz Al Awaliyah)
- Penyelenggara: Teater Awal Cirebon (UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon)
- Para Aktor: Syahnur Jati, Aldo Ponggo, Lulu Kancil, Evi Pilar, Gandi, dan Via Ang-ang.
- Harga & Sistem Tiket: Pertunjukan Bertiket (HTM Rp25.000 / tiket). Tiket dapat dipesan (booking now) terlebih dahulu melalui panitia.
- Jadwal & Lokasi Tur Pementasan:
- Sesi I: 13.00 – 14.30 WIB | Sesi II: 20.00 – 21.30 WIB
- Sesi I: 13.00 – 14.30 WIB | Sesi II: 20.00 – 21.30 WIB
- Cirebon: Gedung Kesenian Nyi Mas Rarasantang (4 – 6 September 2026)
- Indramayu: Gedung Kesenian Mama Soegra (27 September 2026)
- Tasikmalaya: Gedung Kesenian Tasikmalaya (4 Oktober 2026)
- Kontak Reservasi & Narahubung:
- WhatsApp: 0831-7974-2943 (Marwah Hartono) / 0853-2101-1961 (Lulu Nur Indah Sari)
- Instagram Resmi: @teaterawalcirebon
Narasi Singkat: Sunyi, Cinta, dan Pergulatan Jiwa
Setiap Malam Selepas Isya mengangkat lapisan-lapisan emosi manusia saat dunia mulai terlelap dan menyisakan kesunyian. Di bawah naungan rembulan, dua sosok saling berhadapan membawa bayang-bayang masa lalu, harapan akan kebersamaan, dan kenyataan hidup yang kerap menuntut kompromi. Lakon ini meramu kelembutan rasa, konflik batin, dan keheningan spiritual dalam dialog-dialog intim yang dekat dengan keseharian kita—menggugah kesadaran tentang pentingnya mendengar, memahami, dan memaafkan orang-orang terdekat sebelum waktu keburu habis.
Penulis: Teater Awal Cirebon



