Hero section image background

Event Kebudayaan : Menjaga Nilai Luhur & Melestarikan Budaya Sunda: Mari Mobilisasi Generasi Muda Dalam Pagelaran Sandiwara Sunda Edukatif "Tumenggung Marta Yuda"

Kamis, 17 September 2026

Event

143

Postingan ini dilihat

5

Postingan ini dibagikan

Poster post Event Kebudayaan : Menjaga Nilai Luhur & Melestarikan Budaya Sunda: Mari Mobilisasi Generasi Muda Dalam Pagelaran Sandiwara Sunda Edukatif "Tumenggung Marta Yuda"

Program Pelestarian Seni Sandiwara Sunda Edukatif 2026 menghadirkan pertunjukan budaya yang menghibur, sarat nilai moral, dan menjadi media pendidikan karakter bagi pelajar serta masyarakat di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat. Program ini berlangsung selama Agustus–Desember 2026 dengan kolaborasi Lingkung Seni Sandiwara Sunda Sri Murni dan Kreativan Promotions.

Tentang Kegiatan

Di tengah pesatnya perkembangan era digital, warisan budaya Sunda menghadapi tantangan besar: semakin berkurangnya minat generasi muda terhadap seni tradisional. Melalui program ini, Sandiwara Sunda hadir kembali sebagai ruang belajar yang hidup—menggabungkan seni pertunjukan, pendidikan karakter, dan hiburan berkualitas dalam satu panggung yang inspiratif.

Dengan mengusung tema:

“Melestarikan Budaya Sunda Melalui Seni Pagelaran Sandiwara yang Edukatif dan Berkarakter.”

setiap pertunjukan dirancang untuk menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, kesetiaan, kerendahan hati, serta pentingnya menjaga ikatan keluarga kepada peserta didik mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Lakon Utama: Tumenggung Marta Yuda

Kisah Tumenggung Marta Yuda mengangkat perjalanan seorang pemuda sederhana yang berhasil meraih kehormatan berkat keberanian dan ketulusannya. Namun ketika kesombongan menguasai dirinya, ia justru kehilangan makna keluarga dan kemanusiaan.

Melalui alur cerita yang menyentuh, penonton diajak merefleksikan bahwa kehormatan sejati bukan berasal dari jabatan, melainkan dari akhlak dan tanggung jawab terhadap sesama.

Mengapa Harus Menonton?

Program ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga media pembelajaran yang mendukung pendidikan karakter dan pelestarian budaya.

  • Edukasi Karakter

Nilai moral dikemas melalui cerita yang mudah dipahami pelajar.

  • Pelestarian Budaya

Memperkenalkan kembali seni Sandiwara Sunda kepada generasi muda.

  • Selaras dengan Pendidikan

Mendukung pembelajaran Seni Budaya, Bahasa Sunda, dan Pendidikan Agama.

  • Kolaborasi Seniman

Melibatkan sekitar 60 pelaku seni lintas generasi dalam satu produksi.

Semua tujuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat apresiasi masyarakat terhadap seni tradisional sekaligus mendukung program pelestarian budaya daerah.

Informasi Kegiatan

  • Periode : 17, dan 19 September 2026

  • Durasi Pertunjukan : 90 menit

  • HTM (Harga Tiket Masuk) : Rp. 35.000 (bisa menghubungi whatsapp : 0822-1401-3443 atau pembelian on the spot

  • Target Peserta : 60.000 siswa, mahasiswa, guru, komunitas seni, dan masyarakat umum

 

Program mengundang sekolah, MKS, PGRI, MGMP, serta komunitas seni untuk berpartisipasi dalam setiap penyelenggaraan.

Jadwal Sesi Pertunjukan

Setiap hari penyelenggaraan dibagi menjadi lima sesi sehingga sekolah maupun komunitas dapat memilih waktu kunjungan yang paling sesuai.

Tanggal 17 September 2026
Sesi 1 08.00-09.30, 
Sesi 2 09.50-11.20, 
Sesi 3 11.40-13.10,
Sesi 4 13.55-15.25

Tanggal 19 September 2026
Sesi 1 08.00-09.30, 
Sesi 2 09.50-11.20, 
Sesi 3 11.40-13.10,

Lokasi Penyelenggaraan

Pertunjukan akan diselenggarakan di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK) Provinsi Jawa Barat

Tentang Sri Murni

Didirikan sejak 1948, Lingkung Seni Sandiwara Sunda Sri Murni merupakan salah satu kelompok sandiwara Sunda tertua yang konsisten menjaga eksistensi seni pertunjukan tradisional. Selama lebih dari tujuh dekade, Sri Murni terus melakukan regenerasi seniman dan menghadirkan karya-karya yang mengandung nilai historis, edukatif, dan sosial bagi masyarakat Jawa Barat.

Mari Menjadi Bagian dari Pelestarian Budaya

Setiap tepuk tangan yang bergema di akhir pertunjukan adalah dukungan nyata bagi keberlangsungan budaya Sunda. Mari ajak siswa, keluarga, dan komunitas Anda untuk menyaksikan pagelaran yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menanamkan nilai luhur kepada generasi penerus.

Budaya tetap hidup ketika kita mengenalnya, mencintainya, dan mewariskannya.

Penulis: Kreativan Promotions